F. LOGIKA KONVERSI BILANGAN

F. LOGIKA KONVERSI BILANGAN 

1. Jenis daan Format Bilangan 

Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari angka 0 sampai 9. Angka-angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari dari bilangan biner,ternary, desimal hingga heksadesimal. Terdapat empat format bilangan yang sering digunakan, yaitu biner, oktal, desimal, dan heksadesimal.

A. Bilangan Berbasis 2 [Biner]

B. Bilangan Berbasis 8 [Oktal]

C. Bilangan Berbasis 10 [Desimal]

D. Bilangan Berbasis 16 [Heksadesimal]

 2. Teknik Konversi Bilangan

Konverai adalah mengubah bentuk atau dapat dikatakan teknik mengubah suatu bentuk menjdi bentuk lainnya, dengan tetap memiliki arti dan nilai yang sama. Teknik konversi bilangan sering digunakan dalam perhitungan kebutuhan jaringan, dari desimal ke bentuk biner. Ada dua teknik konvesi bilangan yang biasa digunakan, yaitu teknik penjumlahan dan pembagian.  

A. Teknik penjumlahan 

Pada teknik penjumlahan, nilai bilangan yang dikonversi merupakan hasil kali nilai bilangan tertentu, dengan bilangan [basis bilangan] berpangkat bulat.

B. Teknik pembagian 

Pada teknik pembagian, bilangan awal yang akan dikonversi ke format tertentu, dibagi secara berulang.

3. Sistem Penyandi Bilangan

Ketika anda menginputkan operasi penjumlahan antara angka 11 dengan 12 pada aplikasi kalkulator komputer, apakah langsung dieksekusi dan ditampilkan hasilnya begitu saja? Tentu saja tidak, ingat bahwa komputer memiliki standardisasi operasi aritmetika dengan sistem bit atau binary digit [0 dan 1 nyala, dan mati, ON dan OFF]. Sederhananya, kalkulator adalah bentuk minimalis fungsi CPU dalam komputer yang menggunakan teknologi rangkaian digital untuk melakukan operasi aritmetika.

Komentar